Rabu, 27 Mei 2015

Komunitas "Workout Embassy" Pertemuan ke-2

Nama : Amelia Oktaviany
Kelas : LB66
NIM : 1801446746
Nama dosen: Drs. Ade Fadli Fachrul
Kode dosem: D1987
Mata Kuliah: Character Building

Pertemuan ke dua: 10 May 2015

Pada tanggal 10 May 2015 tepatnya hari Minggu saya dan teman-teman saya mengunjungi  kembali ke lokasi latihan komunitas workout embassy dalam pertemuan ke-2 di Senayan pintu VI. Kegiatan yang kami lakukan yaitu membagikan sebuah brosur yang di desain langsung dari anggota kelompok kami. Tujuan kami dalam membagikan brosur yakni untuk membantu komunitas Workout Embassy untuk menjadi lebih banyak dikenal dengan masyarakat, lebih memahami arti penting dari sebuah kesehatan dan kebugaran. Dijaman sekarang banyak dikalangan muda yang mudah terkena serangan penyakit karena daya tahan tubuh yang menurun sehingga timbulnya penyakit. Kurangnya kesadaran untuk membiasakan hidup dengan sehat dan teratur. Anggota workout embassy sangat setuju dan mendukung dengan adanya ide untuk membuat brosur, mereka bahkan juga ikut berpartisipasi.

Contoh desain pada brosurWorkout Embassy


Didalam brosur tersebut ada beberapa foto-foto kegiatan komunitas workout embassy yang dijalani seperti kegiatan SHE(Strong Health Elegant), #WEGETFIT, #WEGOTSKILLS, selain itu juga ada #WEGRABYOURJUNK. Sehingga pembaca dapat melihat kegiatan apa saja yang dilakukan oleh komunitas tersebut dan membuat pembaca jadi tertarik sehingga dapat bergabung di komunitas workout embassy. Lalu terdapat kutipan yang menjelaskan tentang workout embassy, terdapat contact cp jika ingin bergabung. Kegiatan ini juga didukung oleh Teach For Indonesia serta BINUS University.
Brosur siap di bagikan kepada masyarakat

Saat membagikan brosur kepada masyarakat



Saat itu waktu yang sangat tepat dalam membagikan sebuah brosur karena pada hari Minggu Senayan begitu padat dikunjungi oleh masyarakat untuk melakukan olahraga. Tetapi ternyata membagikan brosur tidak semudah yang saya bayangkan, saya mengira membagikan brosur itu hal yang mudah tetapi ketika kami terjun langsung kelapangan ternyata tidak berbanding lurus yang saya bayangkan, tidak mudah meyakinkan orang-orang untuk menerima pesan yang kami sampaikan. Ada yang langsung menerima brosur ada juga yang langsung menolak.Tetapi dengan masalah seperti itu tidak menyurutkan niat kita untuk tetap mempromosikan kegiatan komunitas ini. Dalam membagikan brosur ini kami menargetkan anak kalangan remaja, anak dewasa karena pada masa kalangan itulah anak dewasa dan remaja sedang aktif-aktifnya dalam mengembangkan pertumbuhannya.


Setelah kegiatan membagikan brosur sudah selesai kami lalu berbincang-bincang dengan anggota yang ada di tempat latihan, tak disanga anggota-anggotanya asik-asik sehingga kami juga enjoy dalam menjalankan tugas komunitas ini. Mudah-mudahan dengan adanya pembagian brosur ini dapat direspon positif dengan masyarakat dan dapat bergabung di komunitas Workout Embassy.


-BINUS University-